Media Madani

Membentuk opini generasi madani

Insiden Monas, sebuah ujian bagi Umat Islam Indonesia

Ditulis oleh iwansuri di/pada Juni 10, 2008

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (QS.5:51)

Aksi damai AKKBB di Monas 1 Juni 2008 yang begitu rapi membalut dan menutupi tujuan sebenarnya yaitu membela eksistensi Ahmadiyah di Indonesia. Slogan pluralisme, hak azasi manusia, dan kebebasan berkeyakinan menjadi isu utama demo mereka. Tapi secerdas-cerdasnya manusia tentu ada batasnya. Kebohongan AKBB akhirnya terkuak dengan terjadinya bentrokkan dengan masa FPI dan Komando Laskar Islam. Kedua laskar Islam tersebut segera menyerang masa pendemo karena diprovokasi.

Bentrokkan akhirnya tidak dapat dihindarkan. Dan yang bergembira terjadinya bentrokkan tersebut adalah orang-orang kafir (termasuk didalamnya agen asing yang berhasil menjalankan tugasnya dengan baik). FPI dan KLI pun terprovokasi dan terjebak untuk melakukan aksi fisik terhadap masa pendemo AKBB.

Perang kata-kata antara pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab, dengan Ketua Dewan Syuro PKB, Abdurahman Wahid semakin memicu konflik horisontal, dan mulai menyebar ke wilayah lain. Masa pro Gusdur menyantroni markas FPI di Surabaya dan di tempat lain. Bahkan ketua FPI Surabaya harus rela membubarkan FPI Cabang Surabaya, karena tekanan masa pro Gusdur tersebut.

Di Jakarta demo anti Ahmadiyah semakin marak, dan meminta pemerintah segera menerbitkan SKB tiga menteri tentang Ahmadiyah.

SKB akhirnya terbit pada hari Senin 9 Juni 2008, walaupun belum memuaskan semua pihak. Tapi dengan keluarnya SKB tersebut kegiatan Ahmadiyah dibekukan. Umat Islam bisa memetik pelajaran berharga dari kasus tersebut. Metode dakwah yang frontal bisa mengakibatkan bentrokkan fisik antar umat Islam sendiri. Dakwah memang panjang, dan perlu kesabaran untuk meraih kemenangan.

Ya Allah berilah kemenangan buat umat Islam, dan berilah kesabaran untuk meraihnya, amin.

Tinggalkan Balasan

Anda harus Teridentifikasi untuk menuliskan komentar.